Rabu , 21 Oktober 2020

Kecanduan Narkoba Oknum Guru di Siak Riau jual Inventaris Sekolah.

Seorang oknum guru diamankan aparat Kepolisian Polsek Gasib Siak atas perbuatannya menjual inventais sekolah. ( Foto Humas Polsek Koto Gasib Siak).

SIAK – (anta-news.com) – Perbuatan seorang guru SD di Kabupaten Siak Riau ini sungguh keterlaluan. Guna memenuhi hasrat kecanduan narkobanya ia nekat mengambil beberapa inventaris sekolah dan menjualnya.

Hal ini terungkap setelah Kepala Sekolah SD 04 Buatan II Anuzur (55) melaporkan telah kehilangan barang inventaris sekolah tersebut ke Polsek Polsek Koto Gasib, Ahad (11/10/20).

Dikatakan Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan, oknum guru tersebut berinisial BA (42), dan dari hasil tes urine terhadap tersangka, positif narkoba.

“Ya, oknum guru ini posisi narkoba” ujar Ipda Suryawan, Rabu (14/10/20).

Peristiwa ini lanjut Kapolsek, diketahui terjadi pada Sabtu (10/10) sekitar 09.00 WIB. Berawal saat Kepala SDN 04  Anuzur menyuruh seorang honorer menyusun dan menata barang-barang inventaris di ruangannya.

Namun, honorer tidak melihat beberapa barang inventaris berupa sembilan unit tablet merk Evercroos warna hitam, satu unit layar monitor merk LG 14 inci, kemudian, satu unit CPU dan keyboard komputer merk HP.

Mengetahui  barang inventaris tersebut sudah tidak ada, kepada sekolah dan honorer berusaha mencari di semua ruangan seisi sekolah. Mereka juga menanyakan kepada penjaga sekolah, namun inventaris itu tidak juga ditemukan.

Selanjutnya, Kepala Sekolah mengumpulkan semua guru untuk mencari di mana barang-barang inventaris tersebut berada.

“lalu salah seorang guru berinisial BA (42) mengatakan, Gatot yang telah mencuri barang-barang inventaris tersebut. Sebab Gatot pernah memberinya uang Rp1 juta dan mengatakan, uang tersebut hasil menjual barang-barang inventaris milik sekolah,” jelas Ipda Suryawan.

Informasi tersebut dikembangkan aparat kepolisian Polsek Koto Gasib.

“Ps Kanit Reskrim Bripka Leonar Pakpahan SH melakukan penyidikan kepada salah seorang guru SDN 04 yaitu BA. Dia mengakui telah melakukan pencurian terhadap barang-barang inventaris sekolah. Sedangkan keterlibatan Gatot menjualkan barang inventaris itu,” ungkap Kapolsek Koto Gasib.

Tidak hanya sampai di situ, BA yang saat ini sedang menjalani penyidikan di Polsek Koto Gasib, dilakukan tes urine dan ternyata hasilnya positif menggunakan narkoba.

“Sementara saat ini, personel di lapangan sedang melakukan pengembangan kasus ini, berikut mengumpulkan barang bukti yang telah dijual,” kata Ipda Suryawan. (Ferry Anthony).

Bagikan

Berita Lainnya

Pelaku Pemerkosa anak yatim bawah umur diringkus Polisi.

  Pelaku saat diamankan aparat Kepolisian Polsek Lubuk Batu Jaya. (Foto Humas Polsek Lubuk Batu ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *