Selasa , 12 November 2019

Kecelakaan beruntun di Riau, Satu Korban Tewas dengan Kondisi kepala Pecah

PELALAWAN-(anta-news.com)- Kecelakaan maut merenggut korban jiwa kembali terjadi di Riau, kali ini melibatkan empat kenderaan sekaligus, Sabtu sore (12/10/19) di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 53 Desa Kiyab Jaya, kecamatan Bandar Sikijang, Kabupaten Pelalawan-Riau. Akibat peristiwa ini, satu orang meninggal dunia di tempat dengan kondisi kepala remuk digilas truk Tanki.

Kapolres Pelalawan AKBP M. Hasyim Risahondua, S.Ik, M.Si, melalui Paur Humas Iptu Edi Arianto mengatakan, Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni sepeda motor Yamaha Vixion BM 2382 CD, truck tangki BK 8524 VN, dumb truk BM 9710 SH dan sepeda motor Beat BM 2967 XW.

Akibat kecelakaan ini, pengendara sepeda motor BM 2382 CD, Ali Magribi mengalami luka dan dirawat di rumah sakit Selasih. Sementara penumpangnya, Afri Syahrori, meninggal di Lokasi Kejadian Perkara (TKP) karena mengalami luka berat pada bagian kepala.

“Pengemudi Hino Dumb Truk BM 9610 SH, M Dinan Sibagariang (30) warga Jalan Sudarso, LK II Bandar Lampung, dan pengemudi dumb Truk tangki BK 8524 VN melarikan diri, Identitas pengendara sepeda motor Beat BM 2967 XW Andre Ahmad Fauzi warga Pekanbaru,” ungkap Paur Humas.

Kecalakaan ini bermula ketika sepada motor Yamaha Vixion BM 2382 CD yang dikenderai oleh Ali Magribi berboncengan dengan Afri Syahroni bergerak dari Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci.

Setiba di TKP KM 53, sepeda motor mencoba mendahului dumb Truk Hino BM 9610 SH yang dikemudikan M Dinan Sibagariang. Kemudian muncul dari arah depan Truck Tangki BK 8524 VN. Dikarenakan jarak sudah dekat kecelakaan pun terjadi.

“Awal sepeda motor Vixion menyalip truk Hino dan kemudian sepeda motor bertabrakan dengan truk tangki yang datang dari arah berlawanan, selain menabrak menabrak sepeda motor, truk tangki juga menabrak truk Hino yang berada di sisi kanannya. Kemudian sepeda motor Beat, yang dikendarai Andre Ahmad Fauzi menabrak truk Hino dari arah belakang, ujar Paur Humas.

Kecelakaan beruntun ini menyebabkan  kemacetan panjang. Bahkan hingga Minggu (13/10/19) dini hari kenderaan baik dari arah Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci begitu arah sebaliknya tak bergerak sama sekali.

“Kemacetan baru bisa terurai sekira pukul 03.00 pagi,” kata Paur Humas.

Polisi terpaksa memberlakukan buka tutup Jalan di lokasi kecelakaan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan parah baik mobil dari Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci maupun dari arah sebaliknya.

Pemberlakuan buka tutup ini disebabkan mobil dumb truk yang berwana hijau daun, yang terlibat kecelakaan posisinya memakan separuh badan jalan dengan kondisi bagian depan rusak parah. Mobil tersebut akhirnya berhasil dievakuasi petugas pada Minggu malam (13/10/19).
(Ferry Anthony).

Berita Lainnya

Harga TBS Kelapa Sawit di Riau naik Pekan ini

Rabu, 06 November 2019 Harga TBS Sawait di Riau naik 7,3 Persen Minggu ini. PEKANBARU- ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *