Rabu , 21 Oktober 2020

Polda Riau Tangkap 3 Pelaku Pembakaran Kendaraan di Rokan Hulu Riau.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Riau Kombes Pol Zain Dwinugroho, serta Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Sunarto, saat Jumpa pers di Mapolda Riau, Minggu siang (11/10/20). (Foto Ferry Anthony).

PEKANBARU – (anta-news.com) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil menangkap 3 pelaku yang dengan sengaja membakar 1 unit kendaraan Roda 4 Mitsubhisi Strada Triton milik Kabul Situmorang yang diketahui sebagai salah seorang ketua Ormas di Rokan Hulu Riau yang terjadi pada Rabu (23/9) yang lalu.

Hal ini disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat jumpa pers di Mapolda Riau, Minggu siang (11/10/20).

Disampaikan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus bertekad menjaga keamanan bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepada Daerah tahun 2020.

“Guna menjamin satabilitas kemanan dan ketertiban masyarakat, kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap para pelaku tindak pidana yang melakukan aksinya di wilayah hukum Polda Riau,” kata Kapolda Riau.

Dijelaskan Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban Kabul Situmorang ke Polsek Tambusai Utara pada tanggal 14 September 2020 bahwa peristiwa dugaan tindak pidana pembakaran 1 (satu) unit kendaraan roda 4 Mitsubishi Strada Triton miliknya yang saat itu sedang parkir di halaman rumahnya di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu sekira pukul 02.00 WIB, dimana para pelaku memasuki halaman rumah korban dan melakukan pembakaran kendaraan milik korban.

Dari hasil olah TKP dan penyelidikan oleh Bid Labfor Polda Riau dan Uji Laboratoris terhadap Abu Arang dari dalam kendaraan, dan pemeriksaan saksi-saksi serta mengumpulkan beberapa alat bukti, Tim Direskrimum Polda Riau berhasil mengidentifikasi beberapa pelaku yang melakukan perbuatan pidana tersebut.

Selanjutnya, pada tanggal 23 September 2020 tim berhasil melakukan penangkapan 3 pelaku diantaranya inisial MI, IS dan JH.
Dari hasil pemeriksaan pelaku, didapat keterangan bahwa tindakan pembakaran itu dilakukan bersama 3 orang pelaku lainnya (DPO) yaitu M IRP ,FIR serta APR.

Selain ketiga Pelaku Tim Direskrimum Polda Riau juga berhasil mengamankan sejumlah alat bukti diantaranya Mobil Korban yang terbakar Mitsubishi Strada Triton BM 8996 LN, Mobil Daihatsu Xenia BM 1426 ZC yang digunakan para pelaku menjalankan aksinya, Rekaman CCTV, beberapa buah hp milik pelaku, dan Hasil Visum Luka Bakar di tangan pelaku JH dan Hasil Visum Luka Gores di lengan pelaku IS.

Dari hasil pengembangan kata Kapolda Riau, Diketahui beberapa hari sebelum kejadian, pelaku JH didatangi oleh pelaku APR dan dipertemukan dengan seseorang yang menyuruh untuk melakukan pembakaran terhadap mobil milik korban dengan imbalan sebanyak Rp 9,5 juta.

Kemudian pelaku JH merekrut IS, IR, FIR dan M. IRP. Selanjutnya mereka menyewa mobil Jenis Daihatsu Xenia di Perawang, Kabupaten Siak. Pelaku JH memerintahkan kepada pelaku IS lewat telepon seluler untuk membeli 5 buah sebo penutup wajah dan 5 pasang sarung tangan kain warna hitam yang akan digunakan untuk melakukan aksinya, Setelah itu pelaku IS, M IRF dan FIR berangkat ke Pekanbaru.

Setelah tiba di Pekanbaru kata Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mereka menjemput pelaku JH dan IR. Dari Pekanbaru ke 5 pelaku berangkat menuju ke Kabupaten Rokan.

Sebelum sampai di Rokan Hulu, tepatnya didaerah Ujung Batu mereka menemui APR (DPO) sebagai penunjuk arah ke rumah korban. Pelaku JH menyuruh pelaku FIR (DPO) untuk membeli bensin sebanyak 5 liter dengan menggunakan botol plastik dan jerigen.

Sesampai di TKP, pelaku JH, IS dan FIR keluar mobil dengan membawa botol plastik/jerigen yang telah berisi bensin, kemudian para pelaku memanjat pagar rumah korban. Pelaku JH membuka pintu mobil korban yang tidak terkunci kemudian menyiram kabin mobil dengan bensin yang dibawa IS.

Setelah itu FIR membakar mobil korban dengan korek api, saat mobil korban terbakar mengeluarkan ledakan cukup keras, kemudian ketiga pelaku kabur dengan memanjat pagar rumah, naik ke kendaraan yang sudah menunggu dan lari ke arah Rokan Hilir.

Setelah melakukan aksi tersebut kata Kapolda Riau, pelaku JH memberikan uang upah kepada M. IRP sebesar Rp. 1.000.000,-, IS sebesar Rp. 1.000.000,-, sedangkan IR dan FIR masing-masing Rp. 500.000,-.

Beberapa hari setelah kejadian, JH bertemu dengan orang yang memberi perintah untuk melakukan pembakaran dan menerima uang sebesar Rp.9,5 juta, sehingga jumlah total uang yang diterima pelaku JH Sebasar adalah Rp.19 juta.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap para pelaku yang ditangkap ini, diketahui bahwa motif mereka melakukan pembakaran terhadap mobil korban adalah karena menerima imbalan dari seseorang melalui pelaku APR sebesar Rp. 19.000.000, Saat ini orang yang memberikan perintah sedang
dilakukan pendalaman,” ungkap Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Kapolda Riau juga menghimbau agar para pelaku (APR, IR dan FIR) yang telah ditetapkan DPO maupun Pelaku yang memberi perintah (mendanai) segera menyerahkan diri secara baik-baik atau akan dikejar dan tangkap dimanapun mereka bersembunyi, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Para Pelaku dipersangkakan telah melakukan tindak pidana dengan sengaja menimbulkan kebakaran (pembakaran) sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 187 KUHP Jo Pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman pidana hukuman penjara selama 12 (dua belas) tahun,” ujar Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. (Ferry Anthony).

Bagikan

Berita Lainnya

Gubri Panen Jagung dikawasan Agrowisata Palas Rumbai

PEKANBARU – (anta-news.com) -Gubernur Riau Drs H Syamsuar, M.Si melakukan panen jagung perdana di kawasan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *