Kamis , 22 Oktober 2020

Sat Bimmas Polresta Pekanbaru Taja kegiatan FGD.

PEKANBARU – (anta-news.com) – Satuan Bimbingan Masyarakat (Bimmas) Polresta Pekanbaru melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Puskesmas Pekanbaru Kota di ruang Zapin Polresta Pekanbaru, Selasa 8/9/2020.

Perserta FGD ( Focus Group Discussion) yang berjumlah 80 orang terdiri dari para Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polresta Pekanbaru, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H.Nandang Mu’min Wijaya., S.I.K., M.H melalui Kasat Bimmas Polresta Pekanbaru yang diwakili Kanit Binpolmas Iptu Elfidawati kepada sejumlah wartawan mengatakan
Focus Group Discussion ini menghadirkan narasumber Kepala Puskesmas Pekanbaru Kota dr. Armiyeti.

Dalam Focus Group Discussion ini Kanit Binpolmas mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda bersama-sama menangani covid-19 dengan berkolaborasi bersama instansi lain seperti bhabinkamtibmas, Dinas Kesehatan, TNI, Forpimda Kota Pekanbaru.

“Kami mengharapkan peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda se Kota Pekanbaru, untuk tetap mengantisipasi penanganan Covid-19 ini. Pertemuan ini sebagai bentuk perpanjangan tangan menyampaikan kepada masyarakat tentang covid-19, dan tanpa adanya perpanjangan tangan ini tidak akan sampai semua informasi kepada masyarakat,” ujar Kanit Binpolmas Polresta Pekanbaru.

Kegiatan Focus Group Discussion ini mengambil tema “Pembahasan Dampak Dosial Covid-19 terhadap Kesehatan Masyarakat”. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penyampaian diskusi oleh dr.Fadli .

Dalam pembahasannya dr.Fadli mengungkapkan penularan covid-19 dapat terjadi dengan cara bersalaman, berbicara melalui orang  yang terpapar virus covid-19.

“Orang Tanpa Gejala (OTG) juga bisa menularkan covid-19 kepada kita,” ujar dr. Fadli dihadapan peserta Focus Group Discussion.

Pencegahannya kata dr.Fadli, dapat dilakukan dengan meningkatkan imun diri sendiri dan menjaga kesehatan, dengan sering mencuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak dan tidak berada ditempat keramaian atau kerumunan orang.

Dengan adaptasi kebiasaan baru seperti news normal kata dr. Fadli selayaknya menggunakan peralatan sendiri tidak menggunakan peralatan orang lain, seperti memakai helm dan barang lainya.

“Untuk lebih amannya, bagi diri kita dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini dengan menghindari kerumunan orang, mennjaga kesehatan dengan berolah raga, makan yang teratur serta menjaga pola makanan,” paparnya.

Sementara dr. Armiyeti dalam diskusinya menyampaikan, guna mengantisipas pencegahan penyebaran covid-19, dirinya mengajak masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh terutama  yang telah memasuki usia 45 – 50 tahun.

Usaha antisipasi ketahanan tubuh ini kata dr. Armiyeti, dapat dilakukan melalui makanan yang seimbang, ada sayur, protein dan karbohidratnya. Selanjutnya istirahat yang cukup.

“Dengan melakukan aktifitas positif seperti olah raga secara teratur, akan dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh kita agar tetap sehat,” ujar dr. armiyeti. (Ferry Anthony).

Bagikan

Berita Lainnya

Karena Sakit Hati Teman kerja ditikam pakai Pisau

PEKANBARU – (anta-news.com) – Entah setan apa merasut ke tubuh tersangka, tega menghujamkan sebilah pisau ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *