Rabu , 21 Oktober 2020
Sembunyikan Harta dan Pura Miskin

Anif Bakri : Memalukan, Mahyeldi Gunakan Sepatu Bolong Saat Donor Darah Demi Pencitraan

Padang, anta-news.com – Bermacam trik yang dilakukan seseorang untuk membuat citra sebagai persiapan menghadapi pemilihan kepala daerah, demikian disampaikan oleh Anif Bakri Ketua LSM PERAN.

Upaya pencitraan tersebut tentu saja dilakukan untuk mendapatkan simpati dari masyarakat pemilih dengan harapan saat pemilihan meraih raupan “membludak”, lanjut Anif.

Terkini, ada pencitraan yang sangat bertentangan dengan etika dan nilai-nilai keislaman dilakukan oleh seorang kandidat Gubernur Sumatera Barat.

Anif mengatakan saat naik di ranjang donor darah, kandidat ini tertangkap kamera wartawan menggunakan sepatu bolong padahal secara etika untuk naik ke ranjang, sepatu atau alas kaki tentu saja harus dilepas.

Hukum Sembunyikan Harta dan Pura-pura Miskin

Akan tetapi untuk mencapai pencitraannya, kandidat ini memaksakan diri tetap menggunakan “sepatu bolongnya” di atas ranjang donor darah dan langsung ditangkap kamera wartawan yang diduga sesuai dengan skenario yang dipersiapkan.

Sebagaimana kita ketahui, dalam Islam juga telah diriwayatkan bahwa sebaiknya sebagai bentuk rasa syukur terhadap nikmat Allah SWT diperintahkan menggunakan pakaian (sepatu) lain yang lebih baik.

Anif Bakri

Ironis pencitraan yang melanggar etika dan telah mempermainkan nikmat Allah SWT ini dilakukan oleh seorang kandidat Gubernur Sumatera Barat yang digaung-gaungkan dengan panggilan “Buya”.

Hal ini sangat memalukan bagi kita warga Kota Padang, karena sangat mustahil sebagai seorang walikota (ia) Mahyeldi Ansharullah tidak memiliki sepatu lainnya yang lebih baik.

Dan kita menilai pasti satu kesengajaan yang telah disusun dengan baik, hingga Mahyeldi tanpa etika (maaf) menggunakan sepatu bolongnya saat berada di atas ranjang saat kegiatan donor darahnya.

Hal yang sangat memprihatinkan bagi kita sebagai warga Kota Padang tentu saja adalah, ketika seorang Mahyeldi yang disebut-sebut adalah seorang Buya “nekat” mempermainkan nikmat Allah SWT hanya untuk sebuah pencitraan duniawi menghadapi Pemilihan Gubernur Sumatera Barat.(***)

Bagikan

Berita Lainnya

Andre Rosiade dan NA-IC akan Bagikan Sejuta Masker di Sumbar

Padang, anta-news. Kemendagri meminta kampanye Pilkada 2020 diwarnai bagi-bagi masker. Gerindra Sumatera Barat berkomitmen menaati permintaan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *