Selasa , 20 April 2021
Plt. Sekda Sijunjung, Yunanto Masri memasangkan baju secara simbolis kepada Kepala Unit Layanan Sipatin, Mulyadi Hendri di Kantor Bagian Umum, Komplek Kantor Bupati Sijunjung

Upaya Wujudkan Tertib Aset Bumi Lansek Manih Lounching Sipatin

Kabupaten Sijunjung, anta-news.com – Sistem Pengelolaan Aset Terintegrasi (Sipatin) untuk meningkatkan pengelolaan aset dilounching oleh Pemerintah Kabupaten Sijunjung, yang ditandai dengan pemasangan jas secara simbolis oleh Plt. Sekda Sijunjung, Yunanto Masri kepada Kepala Unit Layanan Sipatin, Mulyadi Hendri di Kantor Bagian Umum, Komplek Kantor Bupati Sijunjung.

Dengan didampingi Kepala Bagian (Kabag) Umum Setdakab Sijunjung, Afrineldi, Kabag Humas dan Protokoler, Henri Chaniago, Plt. Sekda itu menyampaikan, yang mana sistem layanan Sipatin itu sendiri secara teknis dilakukan dengan menyiapkan ruang pelayanan.

Nantinya, lanjut Plt. Sekda Bumi Lansek Manih tersebut, unit Sipatin ini memiliki petugas sebanyak 24 orang, yang memiliki peran melayani kalangan aparatur dalam pemakaian sejumlah aset di Bagian Umum. Struktur unit layanan Sipatin ini terdiri kepala unit, tiga kepala sub unit, berikut sejumlah staf khusus.

“ Kebetulan, jabatan Kepala Unit dipegang Mulyadi Hendri, Kepala Sub Unit Layanan Bidang IT dan TR oleh Zariul Horizon, Kepala Sub Unit Layanan Bidang Sapras, Taufik Hidayat, dan Kepala Sub Unit Layanan Bidang Kendaraan oleh Nofriaji Azwar. Kita ingin bagaimana kedepannya pemakaian asset dilingkungan Pemkab Sijunjung dapat lebih terawasi, terkontrol, tanpa ada tumpang tindih,” ujar, Yunanto Masri.

Adapun menurut Kabag Umum, Afrineldi, menambah penyampaian Plt. Sekda, dimana nantinya layanan Sipatin mencakup pengelolaan pemakaian kendaraan roda empat dan enam, gedung pertemuan, GOR, lapangan sepakbola, tenda, kursi, meja, serta pelayanan sound system.

“ Semuanya satu pintu, baik mengurusi administrasi maupun sifatnya konsultasi. Kehadiran layanan Sipatin secara teknis lebih dimaksudkan untuk menyeragamkan langkah dan tindakan dalam pengelolaan aset di Sekretariat Daerah,” ujar, Afrineldi.

“ Dan ini semua telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan sebagai upaya mewujudkan aset tertib, berkesinambungan dan akuntabel. Layanan Sipatin ini mengacu pada Peraturan Bupati Sijunjung No. 15 tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Sistem Pengelolaan Aset Terintegrasi,” tambahnya. (Red/hms)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *