Selasa , 20 November 2018
Lokasi galian tambang tempat ditemukannya ibu dan anaknya tewas tenggelam di Nagari Sungai Durian, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, kabupaten Solok

Ibu Dan Anak Tenggelam Di Bekas Galian Tambang Emas

Kota Solok, anta-news.com – Bermaksud hendak mencuci kaki karena melihat genangan air, ibu dan anak warga Jorong Kubang, Nagari Supayang, Kecamatan Payung Sekaki, ditemukan tewas tenggelam dalam lubang yang diduga kuat bekas galian tambang emas di Jorong Batu Kudo , Nagari Sungai Durian, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok.

lokasi-kedua-korban-ditemukan-meninggal-di-lokasi-ini-1
Lokasi genangan air tempat kedua korban di temukan

Kedua korban, yakni, Idrawati (38) ibu dan anaknya yang bernama Nova Indra Maizona (16), Minggu (8/1) diduga terpeleset hingga tercebur ke dalam genangan air  yang berkedalaman sekitar 4 meter bekas galian tambang.

Informasi yang berhasil didapat anta-news.com, kedua ibu dan anak tersebut tengah berboncengan dengan motor milik salah seorang kerabatnya yang bernama Rosi (30) dari Nagari Durian Gadang dengan tujuan pulang kerumahnya di Nagari Supayang.

Dari pengakuan Rosi kepada petugas, mereka bertiga hendak pulang kekediamannya, saat melihat genangan air, tiba-tiba korban Idrawati dan Nova meminta kepada Rosi untuk menghentikan motor, dengan maksud untuk mencuci kaki di lokasi kejadian tersebut. Sementara Rosi, menunggu kedua korban sambil berdiri disamping sepeda motornya yang berjarak sekitar 25 meter dari genangan air tempat kedua korban ditemukan.

Karena telah cukup lama menunggu, hampir 30 menit, kedua korban tidak juga kunjung muncul, Rosi akhirnya menyusul ke lokasi genangan air tersebut. Sesampainya di genangan air, Rosi tidak menemukan kedua korban, tapi sandal dan selendang korban tampak berada dipinggir genangan air tersebut.

15969912_1826467927621188_2094595066_n
Jalan ke lokasi ditemukannya kedua korban di kawasan yang diduga bekas tambang emas di kawasan Nagari Sungai Durian.

Tidak mau berputus asa, Rosi berusaha mencari keduanya disekitaran kawasan genangan air. Namun, karena tidak juga diketemukan, akhirnya Rosi memberitahukan kejadian hilangnya kedua korban  kepada warga sekitar. Setelah warga melakukan pencaharian dan menyelami genangan air, akhirnya kedua korban diketemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dalam genangan air, dan kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk kepentingan penyelidikan oleh pihak berwenang.

Adapun terkait beredarnya informasi tentang tenggelamnya kedua korban di lokasi yang diduga bekas galian tambang emas tersebut, Kapolres Solok Kota, AKBP. Susmelawaty Rosya, Senin (9/1) di Mapolres Solok, menjelaskan, bahwa kedua korban tenggelam di salah sungai yang berada di kawasan Nagari Sungai Durian dan bukan  di lokasi tambang seperti informasi yang beredar.

15941851_1826467784287869_1702054812_n
Beberapa genangan air dilokasi di temukan korban, tampak alat berat jenis esvakator dan bekas  galian

“ Betul, ada 2 orang warga yang tewas tenggelam di salah satu sungai di kawasan Nagari Sungai Durian,” kata, AKBP. Susmelawaty Rosya, membenarkan kejadian tersebut kepada para wartawan yang mengkonfirmasi kejadian tersebut.

” Kita tidak tahu juga lokasi itu bekas galian tambang. Kalaupun bekas galian tambang, kita juga tidak tahu sejak kapan aktifitas penambangan itu dilakukan,” terang, Kapolres.

Sementara itu, para wartawan juga coba menghubungi Kapolsek Sungai Lasi, Iptu. Syafar, terkait informasi kejelasan penemuan kedua korban tenggelam, namun hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Sungai Lasi tidak memberikan keterangan.

“ Maaf pak, saya masih di rumah sakit. Besok saja,” jawab Kapolsek Sungai Lasi, melalui pesan singkat kepada seluler salah satu wartawan. (Devy Abenk)

Komentar Facebook

komentar

Berita Lainnya

Polri Bersama Kementrian Perdagangan Berhasil Ungkap Kasus Penimbun Gula Rafinasi

Jakarta, anta-news.com – Badan Reserse Kriminal Polri Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Kementerian Perdagangan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *