Jumat , 4 Desember 2020

NA-IC Komitmen Tingkatkan Infrastruktur dan Kesejahteraan

Sumbar, anta-news. Calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, sangat paham terhadap nasib pegawai negeri sipil (PNS) karena pernah melakoni profesi itu. Ia memulai karir dengan menjadi pegawai golongan 2A di Dinas Kesehatan Lampung hingga memutuskan turun ke dunia politik. Karena itu, ia akan melakukan beberapa hal untuk memperjuangkan nasib ASN dan pegawai honorer jika menjadi gubernur.

Calon gubernur nomor urut 2 itu akan memberikan kemudahan-kemudahan kepada ASN untuk naik pangkat, memberikan tunjangan kinerja sesuai dengan kemampuan daerah, dan memberlakukan penempatan linier sesuai dengan keahlian ASN.

“Saya ini dari pegawai rendah juga dulu. Saya dari golongan 2A. Jadi, kawan-kawan PNS, saya tahu betul kebutuhan kawan-kawan. Tidak ada lagi naik pangkat yang dipersulit. Kami akan permudah. Tidak ada lagi hambatan,” kata Nasrul Abit, Minggu (15/11).

Nasrul Abit juga akan memperjelas nasib pegawai honorer. Baginya, memperjuangkan nasib pegawai honorer merupakan hal penting sebab masih banyak dari mereka yang belum memiliki status yang jelas.

“Tenaga honorer ini perlu kita perjelas nasib mereka. Kita berikan mereka peluang tes CPNS seluas-luasnya,” tuturnya.

Jika pegawai honorer tidak lulus menjadi PNS, Nasrul Abit akan mengakomodir mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Jika masih tidak jebol di PPPK, solusi lainnya mereka digaji berdasarkan upah minimum regional dan diasuransikan. Ini bentuk komitmen kami memperjuangkan nasib honorer,” ucapnya.

Menurut Wakil Gubernur Sumbar yang sedang cuti Pilkada itu, upaya mensejahterakan PNS dan pegawai honorer secara tidak langsung merupakan upaya pemerintah provinsi memperbaiki layanan kepada masyarakat.

“Kalau ASN dan honorer ini sudah disejahterakan, mereka akan memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat. Tujuannya agar mereka bekerja maksimal,” ujarnya.

Sementara itu Masyarakat Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan berharap pemerintah memperhatikan jalan di daerah itu. Keluhan masyarakat tersebut disampaikan kepada calon Wakil Gubernur Sumatra Barat, Indra Catri, ketika berkunjung ke sana, Sabtu (14/11).

“Jalan di kecamatan ini sudah butuh perbaikan. Sampai kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah,” tutur Aji, warga Batang Kapas, Sabtu (14/11).

Jalan yang buruk, kata Aji, sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Ia mengatakan bahwa daerah itu membutuhkan jalan yang bagus karena termasuk objek wisata yang banyak pengunjung. Jalan yang buruk turut menganggu sektor yang menggerakkan ekonomi masyarakat tersebut.

“Karena itu, kami menumpangkan harapan kepada Pak Indra Catri agar memperjuangkan ini nantinya jika terpilih,” ujarnya.

Terkait dengan dukungan untuk nomor urut 2 pada Pilgub Sumbar, Aji mengatakan bahwa masyarakat Batang Kapas sudah tentu mendukung Nasrul Abit-Indra Catri.

“Tidak ada alasan untuk tak mendukung NA-IC. Pak Nasrul Abit kebanggaan kami dan Pak Indra Catri juga orang yang berkompeten untuk mendampinginya,” ucapnya.

Setelah menerima aspirasi masyarakat itu, Indra Catri mengatakan bahwa saat ini ia bersama Nasrul Abit hanya bisa menampung aspirasi dan harapan masyarakat. Pihaknya akan menjadikan harapan masyarakat itu sebagai bahan dan pekerjaan rumah ketika terpilih nanti.

“Persoalan infrastruktur masuk dalam prioritas utama kami, tentu sesuai dengan kewenangan,” kata Indra Catri. (*)

Bagikan

Berita Lainnya

Korban Rusuh Wamena: Nasrul Abit Pahlawan Kami

Pessel, anta-news. Sejumlah korban kerusuhan Wamena, Jayawijaya Papua asal Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar menyatakan dukungan terhadap ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *